Menjadi sukarelawan tanggap bencana
Tulisan ini akan saya buat berseri dalam kaitannya tentang penanganan bencana. Tulisan berseri ini seputar pengalaman saya sebagai tenaga sukarelawan tanggap bencana di Amerika Serikat.
————————-
Sebenarnya sudah cukup lama saya ingin bergabung sebagai tenaga sukarelawan tanggap bencana. Namun, baru tahun ini, saya mendaftarkan diri sebagai tenaga sukarelawan tanggap bencana di kampus saya, Wesleyan University. Komunitas kami ini dikenal sebagai Community Emergency Response Team (CERT). CERT ini bisa dibentuk setingkat kota atau kampus/perusahaan. Nah, kampus kami mempunyai tim CERT sendiri, sebagai bagian dari CERT kota Middletown. Meskipun CERT terbentuk kedaerahan namun anggota CERT suatu daerah dapat dipanggil untuk diaktifkan melayani tanggap bencana di daerah lain.
Untuk menjadi CERT Wesleyan, saya hanya mendaftarkan diri lewat email kepada komandan CERT Wesleyan. Kemudian saat liburan musim panas 2010, para anggota baru mendapatkan materi awal untuk menjadi anggota CERT. Setelah mendapatkan pelatihan materi awal, kami menjadi bagian dari Presiden’s Citizen Corps. Dan kamipun disumpah oleh perwakilan dari US Department of Homeland Security. Saya juga tidak ingat semua apa isi sumpahnya hehehehe…. Namun, pada intinya kami bersedia untuk menjadi sukarelawan untuk tanggap bencana, baik bencana alam maupun bencana yang disebabkan oleh aksi terorisme.
Isi pelatihan ini terbagi atas :
- Disaster Preparedness
- Fire Safety
- Disaster Medical Operations, terbagi menjadi 2 bagian
- Light Search and Rescue Operations
- CERT Organization
- Disaster Psychology
- Terrorism and CERT
- Disaster Simulation
saya akan bercerita lebih lengkap untuk seri berikutnya.
saya pengen banget jadi sukarelawan di mentawai atw yogyakarta.
bagaimana caranya ?
mas/bapak duta akbar
saya kurang tahu jalur dan mekanisme menjadi sukarelawan tanggap bencana di Indonesia. Mungkin saudara bisa tanya ke tagana (taruna tanggap bencana) atau BNPB yang berkantor di daerah anda. terimakasih